ISTANA DOMINO merupakan situs perjudian poker dan domino online deposit hanya Rp 10ribu saja

Showing posts with label Corona. Show all posts
Showing posts with label Corona. Show all posts

Tuesday, 9 June 2020

Istana Perkenalkan Reisa Broto Asmoro Jadi Jubir Gugus Tugas COVID-19, Warganet Heboh

http://159.203.96.167/

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengumumkan dr Reisa Broto Asmoro sebagai juru bicara baru percepatan penanganan COVID-19. Tugasnya, mendampingi Achmad Yurianto menyampaikan informasi perkembangan ke masyarakat.

"Ada 2 Jubir Covid-19 sekarang: Pak Dokter Yurianto dan Mbak Dokter Reisa: Ajak Masyarakat Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman lewat Twitter resminya, Selasa (9/6/2020).

Tidak dipungkiri, Reisa Broto Asmoro menjadi sosok penyegaran setelah selama tiga bulan Yurianto menjadi juru bicara tunggal yang menghiasi layar kaca setiap harinya.

Beragam komentar warganet bermunculan. Membalas cuitan Fadjroel, mereka mengaku sepakat dengan langkah pemerintah memilih Reisa sebagai juru bicara kedua, setelah Yurianto.
Tanggapan Warganet

"Baguslah… saya kasian sekali lihat wajah Dr. Yurianto setiap konpers, sangat lelah sehingga kadang² kurang menarik untuk disimak. Beda sekali saat pertama kali dia tampil selaku jubir pemerintah bidang Corona," tulis akun @kapuyuak_24285

"Harusnya jubir itu yg kyk gini. Selain isi, penyampsi jg penting," tulis "TARYOKOLANJAR

Sebagai informasi, cuitan Fadjroel diunggah pagi ini pukul 5.43 WIB dengan mendapat 118 likes dan 23 Retweet dari pengguna Twitter.


Sunday, 7 June 2020

Lakukan Olahraga Ini agar Terhindar dari Paparan COVID-19

http://159.203.96.167/

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga agar dapat meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh di masa pandemi virus Corona baru atau COVID-19.

Presiden di area sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, berolahraga lari pagi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Kita harapkan dengan berolahraga imunitas menjadi lebih meningkat, kesehatan menjadi lebih baik. Saya mengajak masyarakat untuk berolahraga dan meningkatkan kesehatan serta imunitas kita," kata Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, berdasarkan keterangan pers dari Sekretariat Presiden, Minggu, (7/6/2020).

Presiden pada Minggu memulai olahraga pada pukul 07.30 WIB.

"Pagi hari ini saya bersama-sama dengan Panglima TNI dan Kapolri lari pagi, joging, bersama-sama dalam rangka menjaga kesehatan. Pada saat pandemi COVID-19 seperti ini kesehatan itu perlu," ujarnya.

Bersama Kapolri dan Panglima TNI, Presiden kemudian mulai berjalan santai mengelilingi Kebun Raya Bogor sambil mengenakan masker dan tetap menjaga jarak satu sama lain.

Dari gerbang Istana, Kepala Negara tampak melintasi Taman Meksiko. Taman Meksiko di Kebun Raya Bogor merupakan kumpulan spesies tumbuhan iklim kering yang ditata menyerupai habitat aslinya.

Dari Taman Meksiko, Presiden berjalan mengarah ke Jembatan Merah lalu ke Jembatan Putih. Rute sejauh 3,5 kilometer pun berakhir di pintu coklat Istana Kepresidenan Bogor.

Setelah sekitar 30 menit berolahraga, Presiden, Panglima TNI, dan Kapolri tiba kembali di Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor. Ketiganya kemudian tampak berbincang santai dan menikmati teh di Veranda Istana.

Dilansir Antara, saat berolahraga, turut hadir pula Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Friday, 5 June 2020

Enggan Diuji COVID-19, Pengungsi Rohingya: Atas Karunia Allah, Kami Baik-Baik Saja

http://159.203.96.167/

Pengungsi Rohingya di Bangladesh yang memiliki gejala virus corona enggan menjalani tes karena mereka takut berpisah dengan keluarga dan diisolasi, kata pemimpin masyarakat dan pekerja bantuan.

Tiga pemimpin Rohingya yang diwawancara oleh Reuters mengatakan gejala COVID-19 telah lazim di kamp-kamp yang terbentang di perbukitan dekat perbatasan dengan Myanmar.

Sementara beberapa pengungsi di kamp-kamp itu memiliki gejala seperti demam, batuk kering, dan masuk angin pada awal musim hujan, banyak yang menduga itu adalah virus korona.

"Mereka tidak ingin diuji," kata seorang pengungsi, Nurul Amin.

"Kami sangat takut. Atas karunia Allah, kami baik-baik saja sejauh ini, tetapi berapa lama kami bisa bertahan?" ujar dia.

Kamp-kamp yang padat dengan sanitasi buruk membuat jarak sosial tidak mungkin dilakukan.

Hanya satu kematian dari akibat COVID-19 yang tercatat di kamp-kamp yang terletak di tenggara Bangladesh, tempat sekitar 730.000 Muslim Rohingya melarikan diri pada 2017 untuk menghindari tindakan keras militer di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha.

Tetapi pekerja bantuan khawatir virus corona mungkin menyebar lebih cepat di penampungan pengungsi terbesar dunia, daripada hanya 29 kasus yang tercatat sejak pertengahan Mei.

Hanya 339 tes telah dilakukan di kamp, kata para pejabat, sebagian karena orang tidak pergi ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa.

"Rumah sakit di kamp kosong dan toko-toko dokter ilegal penuh," kata Mujef Khan, pengungsi berusia 23 tahun yang mengorganisasi komunitas.

Ia merujuk pada apotek di kamp-kamp yang dikelola oleh pengungsi, tempat orang membeli pil untuk mengobati diri mereka sendiri.

"Banyak orang sakit hari demi hari di setiap tempat penampungan," kata dia.

Dua tim peneliti mengatakan mereka telah menemukan bukti untuk menunjukkan para pengungsi dengan gejala coronavirus enggan pergi ke dokter.

Peneliti Yale University berbicara kepada ratusan pengungsi pada April dan menemukan sekitar seperempat dari mereka melaporkan setidaknya satu gejala virus corona, sementara gejalanya dua kali lebih umum di kamp dibandingkan dengan masyarakat Bangladesh di sekitarnya.

Karena pengujian sangat terbatas dan pengungsi takut pergi ke dokter, sulit untuk mengetahui penyebaran sebenarnya dari penyakit ini, penulis laporan Ahmed Mushfiq Mobarak, profesor Ekonomi di Yale, mengatakan kepada Reuters.

"Semua indikasi pelengkap lainnya dalam data kami adalah bahwa prevalensi penyakit kemungkinan jauh lebih tinggi," katanya melalui surel.

Para peneliti dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menemukan bahwa kunjungan ke klinik turun 50 persen pada Maret, sementara beberapa pasien virus corona berusaha bersembunyi dari petugas kesehatan.

"Orang-orang tidak perlu diuji infeksi virus corona. Mereka takut diisolasi dan dikarantina," kata seorang pejabat pemerintah Bangladesh yang menolak disebutkan namanya.

Mahbub Alam Talukder, komisaris bantuan dan repatriasi Bangladesh, mengatakan pihak berwenang bekerja sepanjang waktu untuk memperluas fasilitas pengujian, isolasi, dan perawatan serta meningkatkan komunikasi dengan masyarakat.

Sebuah laboratorium yang menangani 200 tes per hari harus segera dapat memproses 500 tes, kata Louise Donovan, juru bicara badan pengungsi PBB. Sementara itu, 12 pusat perawatan dengan 1.900 tempat tidur telah direncanakan, dua diantaranya telah dibangun.

Studi Membuktikan, Vitamin K dalam Bayam dan Telur Mampu Atasi COVID-19

http://159.203.96.167/

Pasien yang meninggal dunia atau masuk ke ruang gawat darurat akibat COVID-19 sudah terbukti mengalami kekurangan vitamin K yang ada di dalam bayam, telur serta jenis keju-kejuan "blue cheese".

Studi dilakukan di rumah sakit Canisius Wilhelmina di kota Nijmegen, Belanda di mana ditemukan hubungan antara kekurangan vitamin K dan kondisi pasien virus corona yang memburuk.

Seperti diketahui COVID-19 menyebabkan pembekuan darah dan menyebabkan degradasi serat elastis di paru-paru.

Vitamin K, yang dicerna melalui makanan dan diserap dalam saluran pencernaan, adalah kunci untuk produksi protein yang mengatur pembekuan dan dapat melindungi terhadap penyakit paru-paru.

Para peneliti Belanda sekarang mencari dana untuk uji klinis, tetapi Dr Rob Janssen, seorang ilmuwan yang bekerja pada proyek tersebut, mengatakan bahwa berdasarkan temuan awal ia menyarankan asupan vitamin K yang sehat, kecuali bagi mereka yang menggunakan obat pengencer darah seperti warfarin.

"Saran saya adalah meminum suplemen vitamin K tersebut. Bahkan jika itu tidak membantu melawan Covid-19 yang parah, itu baik untuk pembuluh darah Anda, tulang dan mungkin juga untuk paru-paru."

Ada dua jenis vitamin K yakni K1 dan K2. K1 bisa didapat dari bayam, brokoli, sayuran hijau, blueberry, semua jenis buah dan sayuran.

K2, jenis yang lebih baik diserap oleh tubuh, ada di dalam keju Belanda dan keju Prancis.

Selain itu, makanan khas Jepang, Natto, kacang kedelai yang difermentasi juga sangat tinggi vitamin K.

"Mungkin ada alasan untuk penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kesehatannya," kata Janssen.

Penelitian, yang dilakukan dalam kemitraan dengan Cardiovascular Research Institute Maastricht, salah satu lembaga penelitian jantung dan pembuluh darah terbesar di Eropa, mempelajari 134 pasien yang dirawat di rumah sakit untuk COVID-19 antara 12 Maret dan 11 April, bersama dengan kelompok kontrol yang terdiri dari 184 pasien yang cocok dengan usia yang melakukan tidak memiliki penyakit.

Dilansir Antara, Sabtu, (6/6/2020), Jona Walk, seorang peneliti kedua pada studi ini, yang diajukan untuk peer review pada hari Jumat, mengatakan: "Kami ingin mengambil pasien COVID-19 yang sangat sakit dan mengacak sehingga mereka mendapatkan plasebo atau vitamin K, yang sangat aman digunakan dalam populasi umum. Kami ingin memberikan vitamin K dalam dosis yang cukup tinggi sehingga kami benar-benar akan mengaktifkan [protein] yang sangat penting untuk melindungi paru-paru, dan melihat apakah itu aman."

Saturday, 30 May 2020

Cegah Penyebaran COVID-19, Kawasan Pemukiman Badui Ditutup Bagi Wisatawan

http://159.203.96.167/

Kawasan pemukiman masyarakat adat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, ditutup bagi wisatawan guna mencegah penyebaran Virus Corona baru atau COVID-19.

"Hari ini puluhan kendaraan yang hendak mengunjungi kawasan pemukiman Badui diputarbalikan," kata Ipda Jaman Malik, seorang petugas penjagaan di pintu gerbang Badui Ciboleger Desa Bojongmenteng Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Sabtu (30/5/2020).

Masyarakat Badui yang berpenduduk 11.600 jiwa itu, lanjut dia, menolak wisatawan dari luar daerah masuk ke wilayah mereka, terlebih wisatawan yang berasal dari zona merah penyebaran COVID-19 seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Depok.

"Kami sudah tiga hari terakhir ini melakukan penjagaan di pintu gerbang masuk kawasan pemukiman Badui," kata Ipda Jaman Malik.

Menurut dia, di antara yang ingin datang ke pemukiman masyarakat Badui itu adalah seorang wakil rakyat dan jurnalis, namun mereka memaklumi larangan tersebut.

Penjagaan kawasan pemukiman Badui begitu ketat dengan melibatkan Polri, TNI, Satpol PP Kecamatan Leuwidamar dan dibantu petugas Hansip desa setempat.

Penjagaan itu, kata dia, dilakukan selama 24 jam dan semua pengunjung wisatawan dilarang mengunjungi masyarakat Badui.

"Semua yang hendak menuju kawasan pemukiman Badui diperiksa petugas," katanya.

Kepala Satpol PP Kecamatan Leuwidamar Agus mengatakan sebanyak delapan petugas secara bergantian  melakukan penjagaan di pintu gerbang pemukiman masyarakat Badui.

"Kami minta wisatawan agar menghormati dan mematuhi larangan mengunjungi kawasan pemukiman Badui guna mencegah pandemi COVID-19," katanya.

Tuesday, 12 May 2020

Menaker Imbau Pengusaha Kembali Rekrut Buruh yang di-PHK Usai Pandemi

http://159.203.96.167/

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, mengimbau kepada para pengusaha agar mengajak kembali para pekerja atau buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) setelah wabah pandemi corona selesai.

"Kami sudah mengimbau untuk kesekian kalinya kepada seluruh pengusaha, apabila dalam kondisi normal saya berharap semua pengusaha mengajak kembali teman-teman pekerja dan buruhnya untuk bersama-sama lagi membangun bisnis," kata Ida dalam Konferensi Pers virtual Peresmian Pos Komando THR Keagamaan Tahun 2020, Selasa (12/5).

Sektor wisata misalnya, pengusaha yang memilih merumahkan pekerjanya kembali akan mempekerjakan mereka dibanding mencari tenaga kerja baru. Dari hal itu Ida melihat beberapa pengusaha berkomitmen untuk mengajak kembali bekerja kepada para pekerjanya yang terdampak covid-19.

"Ada komitmen memang beberapa pengusaha jika kondisinya normal mereka akan mengajak dan bergabung kembali dengan perusahaannya," ujarnya.

1.722.958 Pekerja Terdampak Virus Corona

http://159.203.96.167/

Hal itu terlihat dari data yang diperoleh Kementerian ketenagakerjaan, bahwa pekerja formal yang di-PHK sebanyak 375.165 orang, sedangkan untuk pekerja formal yang dirumahkan sebanyak 1.032.960 orang. Sementara pekerja informal yang terdampak berjumlah 314.833 orang. Maka jika total secara keseluruhan berjumlah 1.722.958 orang.

Saat ini masih banyak pengusaha dan perusahaan yang belum diketahui langkah ke depannya akan seperti apa setelah pandemi ini berakhir. Maka dari itu dia mengimbau kepada para pengusaha untuk mengajak kembali pekerja yang terkena PHK untuk bekerja.

"Bagi perusahaan yang belum berkomitmen, saya mengimbau yang kesekian kalinya, ayo! apabila kondisinya normal ajak kembali pekerja untuk membesarkan bisnis," pungkasnya.

Wednesday, 6 May 2020

10 WNI di Jerman Positif Covid-19, 1 Orang Meninggal

http://159.203.96.167/

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memantau perkembangan WNI yang tinggal di luar negeri di tengah pandemi Covid-19. Khusus di Jerman, saat ini terkonfirmasi ada 10 WNI yang positif Covid-19.

Hal ini disampaikan Menlu RI, Retno LP Marsudi dalam konferensi pers media asing, Rabu (6/5). Retno mengatakan, saat ini ada 21.480 WNI yang tinggal di Jerman.

"Ada 10 kasus positif warga Indonesia di Jerman, enam orang sembuh, tiga sedang dirawat, dan satu orang dilaporkan meninggal," jelasnya.

Retno mengatakan, perlindungan WNI di luar negeri saat ini menjadi prioritas pihaknya. Kemenlu, lanjutnya, terus memantau perkembangan dan kesehatan warga yang terinfeksi ini, dengan melibatkan bantuan komunitas lokal Indonesia di luar negeri dan melalui platform daring.

"Mereka yang sekolah dan memiliki kontrak kerja panjang masih di Eropa," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Retno juga menyampaikan, per 5 Mei, ada 590 kasus Covid-19 yang melibatkan WNA di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 92 positif, 314 ODP, 164 sembuh, 17 meninggal, dan tiga kasus belum terkonfirmasi.

Kru Kapal Pesiar

Retno menyampaikan, per 5 Mei, sebanyak 12.990 WNI kru kapal pesiar telah kembali ke Indonesia. Mereka datang dari 21 negara dan bekerja di 80 kapal pesiar.

Pada 5 Mei, 29 kru kembali ke Indonesia. Sehari sebelumnya, 200 lebih kru telah tiba di Indonesia dan pada 3 Mei, 468 kru terdata telah tiba di tanah air.

Para kru kapal pesiar ini tercatat masuk melalui Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Tanjung Benoa, dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Wednesday, 8 April 2020

Pemerintah Akan Mendistribusikan Mesin PCR Pengujian COVID-19 ke 11 Provinsi

http://159.203.96.167/

Pemerintah Indonesia telah mengimpor 20 mesin uji laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Roche, Swiss, untuk kemudian didistribusikan ke 11 provinsi untuk mempercepat respons terhadap pandemi COVID-19.

11 provinsi yang menerima alat uji diagnostik adalah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua, Arya Mahendra Sinulingga, staf khusus negara- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menyatakan.

"Kami akan mengirimkan ini sesegera mungkin. Mudah-mudahan, setelah diinstal, mereka akan mencapai tujuan dalam waktu dua minggu," katanya pada konferensi pers di Graha BNPB di sini, Rabu.

Pemerintah telah membeli 20 perangkat PCR yang terdiri dari dua Extractor RNA Otomatis dan 18 Detektor PCR yang mampu melakukan hingga 10 ribu tes per hari.

Sinulingga menjelaskan bahwa kedua alat memiliki kemampuan tes yang berbeda. Extractor RNA dapat memberikan hasil hingga seribu tes RNA per hari, sedangkan PCR Detector memiliki kapasitas 500 tes per hari.

Hingga 300 ribu tes per bulan diharapkan dilakukan melalui mesin ini.

Hasil tes PCR akan memfasilitasi perawatan medis cepat untuk mereka yang positif COVID-19 dan mencegah penyebaran virus.

Monday, 6 April 2020

Untuk Riset Vaksin Corona, Madonna Sumbang Uang Rp16 Miliar

http://159.203.96.167/

Madonna mendonasikan dana sebesar USD1 juta (Rp16,38 miliar). Untuk Riset Vaksin Corona, Madonna Sumbang Uang Rp16 Miliar

Madonna mendonasikan dana sebesar USD1 juta (Rp16,38 miliar) untuk membantu penemuan vaksin virus Corona. Dana itu, akan disalurkan pelantun Take a Bow tersebut lewat Gates Philanthropy Partners.

Penyanyi 61 tahun itu punya alasan tersendiri kenapa memilih yayasan itu sebagai tempatnya berdonasi. Lewat situs pribadinya, dia mengaku terkesan dengan rencana yayasan itu mengembangkan tujuh laboratorium riset untuk menemukan obat virus tersebut.

“Saat ini, kita hidup dalam kondisi darurat. Aku harus mengakui, perlu waktu untuk menerima, memproses, dan memperbaiki gaya hidupku. Aku mendukung upaya Bill & Melinda Gates Foundation untuk menemukan obat COVID-19,” katanya.

http://159.203.96.167/

Penemuan vaksin, dinilainya, tak hanya berguna untuk masyarakat luas, namun juga para tenaga medis yang setiap hari harus menghadapi pasien terinfeksi Corona. Madonna juga mengapresiasi, responden yang bersedia menjadi ‘kelinci percobaan’ dalam penelitian tersebut.

“Aku juga berterima kasih kepada tim medis dan ilmuwan yang berusaha keras melindungi warganya yang rentan dengan virus tersebut,” ungkapnya.

Hingga 4 April 2020, Amerika Serikat memiliki 277.522 pasien terinfeksi virus Corona. Dari data itu, ada 7.403 pasien yang meninggal dunia dan 12.283 dinyatakan sembuh.

Saturday, 4 April 2020

Bintang Porno Asal Rusia Ini Siap ‘Puaskan’ Dokter yang Temukan Obat Corona

http://159.203.96.167/

Salah satu bintang film porno asal Rusia ini menawarkan dirinya secara gratis. Bintang Porno Asal Rusia Ini Siap ‘Puaskan’ Dokter yang Temukan Obat Corona

eorang bintang porno asal Rusia, Lola Taylor, menawarkan imbalan menarik bagi orang yang bisa menemukan vaksin virus corona. Wanita 27 tahun ini mengaku bersedia bermesraan dengan ilmuwan tersebut.

Dia mengatakan, akan berhubungan intim dengan Ilmuan pertama yang menemukan obat virus tersebut. Wanita yang memiliki nama Iyubov Bushueva ini, mengumumkan hal itu di akun instagram miliknya.

Dikutip Daily Star, dia saat ini terisolasi di Moskow, Rusia karena diduga ikut terpapar virus corona. Dia mengatakan akan ditangkap jika dia meninggalkan rumahnya. Maka itu, ingin mencari perawatan segara mungkin.

Wanita 27 tahun ini membuat followernya ikut merespon pernyataannya di akun instagram. Seorang netizen mengatakan, “Ini adalah cara untuk membuat para ilmuwan muda termotivasi untuk menciptakan vaksinasi.”

http://159.203.96.167/

Sementara itu, dalam berita lain, situs web porno berusaha membangkitkan semangat masyarakat yang diisolasi akibat Covid-19 dengan cara memberikan akses layanan gratis. Hal itu sebagai imbalan bagi mereka yang mengkarantina diri selama 14 hari, situs porno menawarkan keanggotaan dua minggu gratis.

Ada juga Pornhub telah memberi orang Italia akses gratis ke semua kontennya selama negara itu dilockdown. Penawaran ini tersedia hingga 3 April. Dilansir dari situs yang sama, seorang dokter mengklaim timnya telah menemukan obat untuk virus corona. Dia adalah profesor David Paterson.

Dalam laporan itu, David mencampurkan, antara dua obat. Yang pertama adalah obat HIV, dan obat anti malaria. Dia mengklaim gabungan dua obat ini sangat berpotensi besar untuk sembuh. 

Sumber : popular-world.com

Monday, 30 March 2020

Cegah Virus Corona, Yuk Bersihkan Ponsel Anda dengan Air dan Sabun

http://159.203.96.167/

Ponsel merupakan benda yang umumnya selalu dipegang oleh pengguna setiap hari. Cegah Virus Corona, Yuk Bersihkan Ponsel Anda dengan Air dan Sabun

Ponsel merupakan benda yang umumnya selalu dipegang oleh pengguna setiap hari. Dengan pemakaian yang intens, maka ponsel memiliki risiko untuk menyimpan kotoran pada permukaannya.

Tidak hanya mencuci tangan, membersihkan ponsel juga turut membantu mencegah penyebaran virus corona. Menurut ahli mikrobiologi dari University College London, air dan sabun bisa membersihkan ponsel secara efektif.

Beberapa langkah membersihkan ponsel dengan air dan sabun bisa Anda perhatikan, seperti dilansir dari laman BBC.

http://159.203.96.167/
  
1. Nonaktifkan ponsel dan cabut kabel yang masih tersambung. Setelah itu, lepas case ponsel Anda.

2. Siapkan sabun cuci tangan (atau sabun rumah tangga lainnya) dan kain microfiber. Jangan lupa ketika Anda akan membersihkan ponsel Anda, cuci tangan menggunakan sabun dan air terlebih dahulu.

3. Basahi kain microfiber dengan sabun dan air, lalu usapkan secara lembut ke ponsel Anda, jangan sampai terkena lubang pada ponsel.

4. Terakhir keringkan dengan kain microfiber yang bersih atau kain yang lembut.

5. Jangan lupa juga untuk mencuci casing ponsel Anda, sebelum dipasang kembali.

Sumber : popular-world.com

Saturday, 28 March 2020

Mana Lebih Baik, Cuci Tangan dengan Air atau Hand Sanitizer?

http://159.203.96.167/

Para ahli kesehatan menganjurkan kita agar rajin mencuci tangan untuk mengurangi risiko terjangkit virus corona. Mana Lebih Baik, Cuci Tangan dengan Air atau Hand Sanitizer?

Pandemi virus Covid-19 atau corona membuat masyarakat di sejumlah negara panik. Imbasnya, hampir seluruh hand sanitizer atau cairan pembersih tangan habis diburu.

Para ahli kesehatan memang menganjurkan agar rajin mencuci tangan, supaya virus corona di tangan dapat hilang. Namun, antara mencuci tangan dengan hand sanitizer atau air biasa, mana yang lebih baik?

Dilansir dari The Post, Direktur Medis Unit Patogen Khusus di Boston Medical Center, Dr. Nahid Bhadelia mengatakan bahwa mencuci tangan dengan air mengalir lebih baik. Karena lebih efektif menghilangkan kotoran di tangan.

Menggunakan sabun hingga berbusa juga dinilai bisa membantu menangkal virus lainnya. “Ini juga akan melindungi Anda dari penyakit menular lainnya, seperti flu dan diare,” ujar Bhadelia.

http://159.203.96.167/

Namun, ia tetap menegaskan bahwa mencuci tangan merupakan langkah yang perlu dilakukan. Baik menggunakan air mengalir atau hand sanitizer. “Sabun dan air, dan pembersih tangan berbahan dasar alkohol, dapat membunuhnya,” sambungnya.

Di sisi lain, tidak semua hand sanitizer memiliki kemampuan untuk membunuh virus penyebab Covid-19. Merujuk pada pernyataan Centers for Disease Control and Prevention, hanya hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen yang bisa secara efektif membunuh virus penyebab Covid-19.

Akan tetapi, salah satu anjuran utama dalam pencegahan Covid-19 bukanlah penggunaan hand sanitizer. Selain cuci tangan secara rutin dengan cara yang benar, upaya pencegahan lain yang tak kalah penting adalah melakukan social distancing atau jaga jarak sosial.

Sumber : popular-world.com

Wednesday, 25 March 2020

Pusat Jokowi Ditetapkan Untuk Meluncurkan Perangkat Deteksi Gejala COVID-19

http://159.203.96.167/

Teuku Neta Firdaus, Direktur Eksekutif Jokowi Center, mengatakan bahwa pusat tersebut akan meluncurkan perangkat pendeteksi gejala coronavirus COVID-19 yang disebut Eyeview Temperature Scanner (ETS).

"ETS adalah salah satu perangkat pendeteksi suhu tubuh terbaik dan terbaru di dunia. ETS dapat mendeteksi gejala COVID-19 karena menggunakan kecerdasan buatan melalui metode non-kontak," kata Teuku Neta Firdaus dalam siaran pers, Selasa (03/3) 24).

Dia mengatakan perangkat ETS berbentuk seperti Closed Circuit Television (CCTV), dan mampu mendeteksi dan melacak suhu tubuh manusia dengan cepat dan cepat.

Perangkat ini, kata Teuku, diklaim sangat efektif dalam melacak seseorang dengan gejala COVID-19 coronavirus.

"Suhu tubuh akan terdeteksi secara otomatis dengan baik dan akurat ketika ada orang yang berjalan di depan perangkat CCTV-ETS, karena hanya membutuhkan waktu 0,030 detik. Alat ini dapat mendeteksi 16 orang pada saat yang sama. Tidak perlu untuk memindai pemeriksaan satu pun." oleh satu seperti yang telah dilakukan sejauh ini, "tambahnya.

Teuku melanjutkan bahwa perangkat itu dianggap lebih efektif dalam mendukung tes cepat COVID-19 yang akan dilakukan secara massal oleh pemerintah.

Perangkat ini juga sangat cocok untuk digunakan di bandara, tempat ibadah, kantor, hotel, sekolah, stasiun, rumah sakit, mal, dan tempat ramai lainnya.

"ETS Center akan berkolaborasi dengan The Jokowi Center untuk melakukan sosialisasi [pada perangkat ini] kepada publik," katanya.

Teuku Neta mengatakan bahwa setelah meluncurkan ETS, The Jokowi Center akan membuka pusat pemantauan di Jakarta untuk melacak keberadaan orang yang mengalami gejala COVID-19.

Pendeteksi flu dan suhu tubuh dapat bekerja secara akurat dan konkret jika perangkat ETS dipasang di tempat-tempat tertentu.

"Jokowi Center akan melakukan segala upaya agar peluncuran ETS dapat dipercepat, Insya Allah, akan diadakan pada bulan April 2020. Menggunakan devie ini lebih mudah, lebih cepat dan lebih akurat dalam mendeteksi gejala covid-19 di seluruh Indonesia, "Kata Teuku.

Sumber : en.netralnews.com

Monday, 23 March 2020

Untuk Sembuh dari Corona COVID-19, Manusia Butuh Waktu Minimal 7 Hari

http://159.203.96.167/

Virus corona atau COVID-19 masuk kategori self limiting disease atau penyakit yang bisa sembuh sendiri. Untuk Sembuh dari Corona COVID-19, Manusia Butuh Waktu Minimal 7 Hari

Penyebaran virus corona COVID-19 yang begitu cepat memang tak pandang umur serta jenis kelamin. Tentu membuat masyarakat khawatir dan bertanya-tanya. Sebagai jawaban dari pertanyaan tak terhindarkan tersebut, para dokter di Dubai mencoba untuk menjawabnya. Waktu yang diperlukan untuk sembuh ketika positif terinfeksi virus corona COVID-19, adalah tergantung pada banyak faktor yang ada pada pasien

Seperti dijelaskan Dr Mona Hegazi dari Mediclinic City Hospital, Dubai. Berbagai faktor tersebut ialah keparahan gejala, usia dan kondisi medis yang dimiliki tiap pasien.

“Dari apa yang kita ketahui sejauh ini, beberapa menganggapnya ringan, beberapa menjadi lebih buruk. Tidak ada waktu yang pasti, pasien bisa pulih setelah tertular infeksi,” seperti dikutip Gulfnews.

“Mungkin bisa hanya tujuh hari tetapi bisa berlangsung selama lebih dari sebulan, tergantung pada bagaimana penyakit berkembang,” tambahnya.

WHO selaku Badan Kesehatan Dunia sendiri disebutkan telah melaporkan bahwa sekitar 80 persen kasus COVID-19, secara global adalah ringan. Artinya, kasus-kasus ini biasanya melibatkan gejala seperti demam, batuk dan mungkin sesak napas yang sembuh tanpa banyak masalah.

http://159.203.96.167/

Disebutkan pula semakin muda pasien atau tanpa keluhan medis lain, maka semakin besar pula peluangnya untuk bisa sembuh dengan cepat.

Senada, Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Aster Hospital, menuturkan, rata-rata durasi pasien positif itu biasanya memakan waktu sekitar 7 hari. Tapi durasi ini bisa jadi lebih panjang, tergantung dari keparahan gejala dan usia pasien itu sendiri.

“Angka kematian yang dilaporkan terutama pada pasien yang lebih tua dengan kondisi medis serius. Waktu rata-rata untuk pemulihan dalam sebagian besar kasus adalah 7 hari. Tetapi durasi dapat diperpanjang tergantung pada keparahan gejala dan komorbiditas lainnya serta usia pasien,” ungkapnya.

Sumber : popular-world.com

Saturday, 21 March 2020

Obat Corona Buatan Dalam Negeri Sudah Disebar, Vaksin Belum Punya

http://159.203.96.167/

Presiden Jokowi telah memerintahkan BUMN Farmasi untuk membuat senyawa Chloroquine, sebagai obat pencegahan virus corona. Saat ini, vaksin Covid-19 belum ditemukan.

Yap, salah satu obat yang berpotensi efektif mencegah dan mengobati corona adalahChloroquineatau klorokuin.

Setelah melakukan 10 uji klinis, para peneliti menemukan bahwa obat ini cukup efektif untuk memerangi virus corona baru.

Klorokuin biasanyadigunakan untuk mencegah atau mengobati malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk.

Nah, obat yang tergolong untuk penanganan Covid-19 ini kabarnya sudah siap dipasok dan disebar ke RS Rujukan yang menangani corona dalam negeri.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan bahwa obat tersebut diproduksi oleh BUMN Farmasi, dalam hal ini PT Kimia Farma (persero).

"Ada dua yang disebutkan Pak Jokowi (Presiden RI), yakni Chloroquine dan Avigan, kebetulan yang diproduksi BUMN adalah Chloroquine," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta pada pekan lalu.

Arya juga menjelaskan bahwa obat Chloroquine buatan dalam negeri ini bakal terus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan setidaknya ke RS Rujukan yang tersebar saat ini.

"Kalaupun impor sifatnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tapi kalau Avigan memang belum produksi di Indonesia," ucapnya.

"Pasokan obat ini akan diberikan terus-menerus sesuai dengan kebutuhan dan permintaan," tambahnya lagi.

Sumber : today.line.me

Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bisa Membunuh Virus Corona?

http://159.203.96.167/

Hampir semua orang tahu, bahwa matahari mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan. Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bisa Membunuh Virus Corona?

Sinar matahari disebut-sebut sebagai sumber alami yang mampu menangkal beragam jenis bakteri dan virus termasuk virus corona jenis baru itu. Lantas, apakah benar, cukup dengan berjemur dapat membunuh virus dan bakteri yang bersarang di tubuh?

“Enggak bisa. Kalau misal gunakan sinar (lampu khusus), memang bisa mematikan virus, bakteri atau jamur. Kalau secara ilmiah dari sinar matahari, ya enggak bisa,” ujar spesialis penyakit dalam, dr Suzy Maria Sp.PD di acara Ayo Hidup Sehat di tvOne.

Meski begitu, sinar matahari terbukti baik dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh, yang mana mampu menangkal serangan virus. Dengan berjemur, sinar matahari mampu membuat tubuh membentuk vitamin D yang dibutuhkan dalam menjaga kekebalan tubuh.

http://159.203.96.167/

“Vitamin D kita produksi sendi?i dengan paparan sinar matahari. Vitamin D baik untuk kekebalan tubuh,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang baik, dibutuhkan untuk berjemur pada rentang waktu pukul 10 pagi hingga pukul 1 siang. Namun, durasi berjemurnya sendiri tak boleh lebih dari 10 menit.

“Vitamin D paling banyak dan baik jam 10 pagi sampai jam 1 siang. Enggak boleh terlalu lama. 10 menit cukup, asal terpapar langsung (tidak tertutup pakaian). Kalau terlalu lama berisiko kanker kulit,” jelasnya.

Sumber : popular-world.com